Mengenal Gaya Belajar Anak
Mengenal Gaya Belajar Anak
Diterbitkan : Kam, 10 April 2014
Penulis : Divisi Humas

Setiap anak yang diciptakan memiliki karakter yang berbeda anatara yang satu dengan lainnya, demikian pula dalam hal belajar. Seorang guru tidak bisa menyamakan semua cara belajar bagi siswanya karena setiap anak memiliki tipe atau gaya belajar yang berbeda. Muslich (2009) membagi tiga gaya belajar anak yang sering dijumpai yaitu:

Visual Learner
Gaya belajar visual (visual learner) menitik-beratkan ketajaman penglihatan. Artinya, bukti-bukti konkret harusdiperlihatkan terlebih dahulu agar si anak paham. Ciri-ciri visual learner adalah:

Senantiasa berusaha melihat bibir guru yang sedang mengajar. Saat mendapat petunjuk untuk melakukan sesuatu, biasanya anak akan melihat temanteman lainnya, baru kemudian dia sendiri yang bertindak. Cenderung menggunakan gerakan tubuh saat mengungkapkan sesuatu. Tidak suka bicara depan kelompok dan tidak suka pula mendengarkan orang lain. Biasanya, kurang mampu mengingat informasi yang diberikan secara lisan.Lebih suka peragaan daripada penjelasan lisan. Biasanya, dapat duduk tenang di tengah situasi yang ribut dan ramai tanpa merasa terganggu. Untuk mendukung gaya belajar ini, dalam menyampaikan informasi digunakan bentuk grafis seperti film, slide, ilustrasi, coretan, atau kartu-kartu gambar berseri yang dapat dimanfaatkan untuk menjelaskan informasi secara berurutan.

Auditory Learner
Gaya belajar auditory mengandalkan pendengaran untuk bisa memhami sekaligus mengingatnya. Karkteristik model belajar ini benar-benar menempatkan pendengaran sebagai alat utama untuk menyerap informasi atau pengetahuan. Ciri-ciri auditory learner adalah: Mampu mengingat dengan baik materi yang didiskusikan dalam kelompok atau kelas. Mengenal banyak sekali lagu atau iklan TV, bahkan dapat menirukannya dengan tepat.Cenderung banyak bicara.Tidak suka membaca dan umumnya memang bukan pembaca yang baik karena kurang dapat mengingat dengan baik apa yang baru saja dibacanya. Kurang cakap dalam mengerjakan tugas mengarang/menulis. Kurang tertarik memerhatikan hal-hal baru di lingkungan sekitarnya. Untuk membantu anak dengan gaya belajar ini, penggunaan tape sebagai media pembelajaran cukup baik digunakan. Selain itu, keterlibatan anak anak dalam diskusi juga sangat cocok untuk anak seperti ini.

Kinesthetic/Tactile Learner
Gaya belajar ini mengharuskan individu yang bersangkutan menyentuh sesuatu yang memberikan informasi tertentu agar ia bisa mengingatnya. Ciri-ciri kinesthetic/tactile learner adalah:

Gemar menyentuh segala sesuatu yang dijumpainya. Amat sulit berdiam diri/duduk manis. Suka mengerjakan segala sesuatu yang memungkinkan tangannya bergerak aktif Memiliki koordinasi tubuh yang baik. Suka menggunakan objek nyata sebagai alat bantu belajar. Mempelajari hal-hal yang abstrak misalnya, symbol matematika, peta dsb.) amat sulit oleh anak dengan gaya belajar ini.Cenderung terlihat “agak tertinggal” dibanding teman sebayanya. Hal ini disebabkan oleh tidak cocoknya gaya belajar anak dengan metode pengajaran yang selama ini lazim diterapkan di sekolah sekolah.

10 April 2014 00:00 DIKLAT LPM-PNL UNM Periode 2013/2014

Sumber:

Muslich, Mansur. 2009. Text Book Writing. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Nalar Artikel
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Artikel Lainnya

[KELAS RISET NALAR]
Halo, Sobat Nalar! 👋🏻Kini saatnya kamu dapat belajar lebih jauh! 🚀“Mengembangkan gagasan menjadi produk yang bermanfaat melalui penelitian...
Sab, 10 Oktober 2026 | 4:25
[KELAS RISET NALAR]
Halo, Sobat Nalar! 👋🏻Kini saatnya kamu dapat belajar lebih jauh! 🚀“Memahami dan menggali makna dari realitas melalui penelitian...
Sab, 10 Oktober 2026 | 4:19
Di Balik Diam yang...
Penulis : ST. Maulida Tidak semua orang yang sedang mengalami kesulitan menunjukkan kesedihannya secara terbuka. Sebagian tetap menjalankan...
Sab, 10 Oktober 2026 | 2:39
Learning Agility sebagai Kompetensi...
Penulis : Mukarramah Perubahan zaman bergerak lebih cepat daripada kemampuan banyak orang untuk menyesuaikan diri. Teknologi terus berkembang,...
Sab, 10 Oktober 2026 | 2:33