5 PROVINSI DENGAN LUAS KARHUTLA TERBESAR DI KALIMANTAN, AGUSTUS–SEPTEMBER 2026
5 PROVINSI DENGAN LUAS KARHUTLA TERBESAR DI KALIMANTAN, AGUSTUS–SEPTEMBER 2026
Diterbitkan : Sel, 29 September 2026
Penulis : Divisi Humas
kalimantan

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di Kalimantan pada Agustus 2026. Asap kebakaran bahkan menyebar hingga Malaysia dan Brunei Darussalam. Kondisi tersebut membuat persoalan karhutla mendapat perhatian di tingkat Asia Tenggara. Pada 22 Agustus 2026, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim dan Sultan Brunei Darussalam Hassanal Bolkiah membahas persoalan kabut asap lintas batas. Pertemuan tersebut berlangsung dalam Pertemuan Konsultasi Tahunan Pemimpin ke-27 di Brunei.

Selanjutnya, kedua negara sepakat membawa persoalan kabut asap tersebut ke tingkat ASEAN melalui surat resmi kepada Sekretariat ASEAN.

Karhutla mencakup kebakaran yang terjadi pada kawasan hutan maupun lahan. Kebakaran dapat muncul akibat faktor alami atau aktivitas manusia. Dampaknya dapat memengaruhi kondisi lingkungan, ekonomi, dan sosial.

SiPongi menghitung luas karhutla melalui analisis citra satelit. Sistem tersebut juga menggunakan data hotspot dan hasil pemeriksaan lapangan (groundcheck) oleh Manggala Agni. Hingga 21 Agustus 2026, luas karhutla di Kalimantan mencapai 57.088 hektare. Namun, luas kebakaran berbeda pada setiap provinsi.

Berikut lima provinsi dengan luas karhutla terbesar di Kalimantan berdasarkan data SiPongi pada Agustus 2026. Data ini juga mencantumkan perkembangan terbaru hingga pertengahan September 2026.

1. Kalimantan Barat — 38.319 ha (67% dari total karhutla Kalimantan)

Kalimantan Barat menempati posisi teratas dengan luas karhutla mencapai 38.319 hektare, jauh melampaui provinsi lain di Kalimantan dan bahkan menjadi yang tertinggi secara nasional. Kabupaten Ketapang tercatat sebagai wilayah paling terdampak, mendorong Pemerintah Provinsi menetapkan status siaga darurat bencana asap. Memasuki September 2026, luas terbakar di provinsi ini tercatat menembus 48 ribu hektare setelah disinkronkan dengan hasil pengukuran lapangan.

2. Kalimantan Selatan — 8.019 ha (14% dari total karhutla Kalimantan)

Kalimantan Selatan mencatat luas karhutla sebesar 8.019 hektare, jauh lebih rendah dibandingkan Kalimantan Barat, namun dampaknya tetap terasa signifikan, mendorong tujuh kabupaten/kota menetapkan status Siaga Darurat karhutla. Kualitas udara di Banjarbaru bahkan sempat masuk kategori berbahaya, menunjukkan bahwa luas area terbakar tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat keparahan dampak. Memasuki September 2026, BPBD setempat mencatat luasan yang jauh lebih besar dibandingkan data satelit awal, dengan Kabupaten Banjar sebagai wilayah paling terdampak dan api gambut bawah permukaan menjadi kendala utama penanganan.

3. Kalimantan Tengah — 7.635 ha (13% dari total karhutla Kalimantan)

Kalimantan Tengah mencatat luas karhutla sebesar 7.635 hektare, angka yang telah melampaui total karhutla provinsi ini sepanjang 2025 penuh, menunjukkan percepatan laju kebakaran. Lonjakan kasus infeksi saluran pernapasan akut mendorong Kota Palangka Raya menetapkan status Tanggap Darurat Karhutla dan Kekeringan. Provinsi ini justru mencatat lonjakan paling tajam pada September 2026, ketika luas terbakar melompat lebih dari dua kali lipat hanya dalam sepekan, menempatkannya di posisi kedua se-Kalimantan menggeser Kalimantan Selatan.

4. Kalimantan Timur — 2.715 ha (5% dari total karhutla Kalimantan)

Kalimantan Timur mencatat luas karhutla sebesar 2.715 hektare, jauh lebih rendah dibandingkan tiga provinsi di atasnya, dengan Kabupaten Kutai Barat dan Kutai Kartanegara sebagai wilayah paling terdampak. Sebagai langkah antisipasi, Gubernur menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, karhutla, dan asap hingga akhir November 2026, mengingat sebagian wilayah terdampak berdekatan dengan kawasan Ibu Kota Nusantara. Memasuki pertengahan September 2026, luas lahan terbakar di provinsi ini telah melewati 4.000 hektare, meski kondisinya dinilai relatif lebih terkendali dibandingkan tiga provinsi lain di Kalimantan.

5. Kalimantan Utara — 400 ha (1% dari total karhutla Kalimantan)

Kalimantan Utara memiliki luas karhutla terkecil di Kalimantan, yaitu 400 hektare, dengan kejadian kebakaran yang umumnya berskala kecil dan tersebar, sehingga dampaknya jauh lebih terkendali dibandingkan provinsi lain. Meski demikian, tren jangka panjangnya tetap perlu diwaspadai karena luas lahan terbakar di provinsi ini melonjak signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Hingga pertengahan September 2026, pemantauan satelit hanya mendeteksi belasan titik panas, dengan kejadian terbesar berupa kebakaran lahan seluas puluhan hektare di Kabupaten Bulungan yang segera ditangani tim gabungan.

Daftar Referensi:

  1. Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. (2026, 21 Agustus). Kemenhut Kerahkan 12.880 Personel Gabungan, Relawan dan Masyarakat untuk Tangani Karhutla di Kalimantan. https://gakkum.kehutanan.go.id/siaran-pers/detail/kemenhut-kerahkan-12880-personel-gabungan-relawan-dan-masyarakat-untuk-tangani-karhutla-di-kalimantan
  2. Sistem Informasi Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (SiPongi), Kementerian Kehutanan. (2026). Indikasi Luas Kebakaran. https://sipongi.gakkum.kehutanan.go.id/indikasi-luas-kebakaran
  3. Kompas.com. (2026, 25 Agustus). Kabut Asap Kalimantan Meluas, Malaysia-Brunei Minta ASEAN Turun Tangan. https://internasional.kompas.com/read/2026/08/25/134657370/kabut-asap-kalimantan-meluas-malaysia-brunei-minta-asean-turun-tangan
  4. Media Indonesia. (2026, Agustus). Luas Karhutla Kalbar Capai 38.310 Hektare, Ketapang Terparah. https://mediaindonesia.com/nusantara/924465/luas-karhutla-kalbar-capai-38310-hektare-ketapang-terparah
  5. Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. (2026, 31 Agustus). Update Terbaru Karhutla: Hotspot Menurun, Penanganan Diperkuat. https://www.kehutanan.go.id/news/update-terbaru-karhutla-hotspot-menurun-penanganan-diperkuat
  6. Databoks Katadata. (2026, 14 September). Indikasi Lahan Terbakar di 6 Provinsi Prioritas Penanganan Karhutla (14 September 2026). https://databoks.katadata.co.id/lingkungan/statistik/6aa76bb9f08b0/indikasi-lahan-terbakar-di-6-provinsi-prioritas-penanganan-karhutla-14-september-2026
  7. The Conversation Indonesia. (2026, Agustus). Karhutla Kalimantan adalah Drama Berulang Akibat Kegagalan Kita Melindungi Tanah. https://theconversation.com/karhutla-kalimantan-adalah-drama-berulang-akibat-kegagalan-kita-melindungi-tanah-290304

Bank Data
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Artikel Lainnya

MANDIRI VS BRI VS...
Bank merupakan salah satu lembaga yang memiliki peran penting dalam mengelola dana masyarakat. Dana tersebut dihimpun melalui berbagai...
Sel, 29 September 2026 | 1:00
10 PROVINSI DENGAN RASIO...
Menurut Badan Pusat Statistik pada tahun 2017, Rasio Jenis Kelamin (RJK) atau Ratio Gender merupakan indikator yang digunakan...
Ming, 23 Agustus 2026 | 12:25
Penutupan Sidang Pleno Pengurus...
Pengurus Harian LPM Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Sidang Pleno dengan semangat reflektif dan penuh harapan sebagai...
Kam, 13 Agustus 2026 | 3:05
Pembukaan Sidang Pleno Pengurus...
Telah berlangsung pembukaan Sidang Pleno Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026 pada hari Jumat, 7 Agustus 2026,...
Kam, 13 Agustus 2026 | 2:55