Pengurus Harian LPM Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Sidang Pleno dengan semangat reflektif dan penuh harapan sebagai wujud komitmen baru untuk meningkatkan kualitas dan keharmonisan dalam mengelola lembaga. Setelah berlangsung selama tiga hari, mereka menutup kegiatan ini secara resmi di Benteng Somba Opu, Kabupaten Gowa, pada hari Ahad (9/08).

Mengusung tema “Refleksi dan Optimalisasi Kinerja Kepengurusan dalam Mewujudkan Lembaga yang Adaptif dan Solutif”, sidang pleno ini telah menjadi ruang strategis bagi seluruh pengurus untuk mengevaluasi kinerja setengah periode serta menyepakati langkah-langkah tindak lanjut yang konstruktif.
Athaillah Hasyim, selaku Pendamping LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026, secara resmi menutup kegiatan dan menyampaikan harapan agar seluruh pengurus menjalankan hasil evaluasi berdasarkan berbagai pandangan secara nyata.
Athaillah Hasyim, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pengurus harian, panitia pelaksana, panitia pengarah, alumni, serta seluruh elemen Penalaran UNM yang telah bertahan dan terus menjalankan roda kepengurusan hingga saat ini. Ia juga mengungkapkan rasa bangga sekaligus nostalgia setelah kembali berada dalam posisi yang sama, mengingat dirinya pernah menjadi Ketua Panitia Pleno Pengurus Harian LPM Penalaran UNM pada periode 2022, 2023, dan 2024.
“Setelah kurang lebih ini saya merasa bernostalgia, saya merasa melihat masa depan elemen Penalaran UNM itu bisa menjadi lebih cerah ke depannya dan itu merupakan optimisme, merupakan kebanggaan yang sangat menggugah bagi kami selaku alumni, kami selaku elemen-elemen Penalaran UNM yang sama-sama mencintai lembaga kami yang tercinta,” ungkapnya.
Ketua Umum LPM Penalaran UNM periode 2025/2026, Muhammad Ammar Latif, menyampaikan bahwa Sidang Pleno ini menjadi ruang untuk menyampaikan dinamika, kritik, dan gagasan sebagai bentuk kecintaan terhadap LPM Penalaran UNM dalam melakukan pembenahan di setengah periode kepengurusan. “Dinamika, kritik, dan gagasan dalam sidang pleno ini adalah bukti kecintaan kita terhadap LPM Penalaran UNM untuk berbenah di setengah periode ini. Evaluasi ini berfokus pada kinerja kita, bukan personal, sehingga seluruh catatan sidang pleno menjadi tanggung jawab bersama untuk kita perbaiki,” ungkapnya.
Sementara itu, Rahmat Anugrah Al Giffari, selaku Ketua Panitia, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Sidang Pleno Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2025–2026. Tentunya, dalam proses pelaksanaan kegiatan masih terdapat berbagai kekurangan yang menjadi bahan pembelajaran bagi kita bersama. Semoga hasil sidang dan berbagai rekomendasi yang telah disepakati dapat menjadi pijakan dalam menjalankan amanah organisasi serta membawa LPM Penalaran UNM ke arah yang lebih baik, tuturnya.