PEMAPARAN VISI MISI CALON KETUA UMUM LPM PENALARAN UNM 2025/2026
PEMAPARAN VISI MISI CALON KETUA UMUM LPM PENALARAN UNM 2025/2026
Diterbitkan : Rab, 17 Desember 2025
Penulis : Divisi Humas
SAMPUL VISI MISI MUBES

Lembaga Penelitian Mahasiswa (LPM) Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) menyelenggarakan Pemaparan Visi dan Misi Calon Ketua Umum Periode 2025/2026. Kegiatan ini berlangsung secara semi daring di Gedung HL 201 FIP UNM dan Zoom Meeting pada Ahad (14/12).

Sebanyak enam kader maju sebagai Calon Ketua Umum LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026. Mereka ialah A. Muh. Farid Naufal Alghani, Andi Moch Ikhsan Syahputra, Ashar Hidayat, Hardiansyah Rasyid, Muhammad Ammar Latif, dan Muhammad Iqram.

Ketua Umum LPM Penalaran UNM Periode 2024/2025, Wanda Muliandira Putri, menilai kegiatan ini penting bagi proses kaderisasi. Ia menyebut forum ini membantu anggota mengenali arah kepemimpinan para calon.

“Pemaparan visi dan misi menandai dimulainya proses regenerasi kepengurusan. Para calon menyusun gagasan berdasarkan pengalaman mereka selama berproses di Penalaran,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa para calon mengkaji persoalan, capaian, dan kebutuhan lembaga. Hasil kajian tersebut mereka rumuskan menjadi visi dan misi kepemimpinan.

Menurutnya, visi dan misi tersebut bertujuan membawa LPM Penalaran ke arah yang lebih baik. Seluruh gagasan tetap berpijak pada nilai-nilai kelembagaan.

Wanda Muliandira Putri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh calon Ketua Umum. Ia menilai mereka menunjukkan keberanian dan komitmen yang kuat.

“Saya mengapresiasi kesungguhan para calon dalam menyampaikan visi dan misi demi kemajuan lembaga,” katanya.

Koordinator Panitia Pengarah Musyawarah Besar XVII LPM Penalaran UNM, Athaillah Hasyim, menegaskan pentingnya agenda ini. Ia menyebut pemaparan visi dan misi sebagai bagian inti Mubes XVII.

Menurut Athaillah, forum ini mencerminkan budaya intelektual dialektis LPM Penalaran UNM. Kader diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan kritis tentang persoalan lembaga.

“Melalui forum ini, proses pembentukan kepemimpinan mulai berlangsung,” jelasnya.

Wanda juga mengajak anggota aktif bersikap objektif dalam menilai calon. Ia meminta hasil pemaparan dijadikan dasar pertimbangan kepemimpinan.

“Anggota perlu menjadikan visi dan misi sebagai bahan penilaian dalam menentukan penerus lembaga,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, LPM Penalaran UNM menegaskan komitmennya terhadap regenerasi kepemimpinan. Proses tersebut berjalan secara demokratis, partisipatif, dan berlandaskan nilai kelembagaan dalam rangka Musyawarah Besar XVII.

Nalar Berita
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments

Artikel Lainnya

Bidak Catur : Hegemoni...
Penulis: Sultan Abdul Bimantara Krisis kemanusiaan di Palestina telah menciptakan tekanan global untuk segera menghadirkan stabilitas dan memulai...
Kam, 23 April 2026 | 4:55
Jangan Salah Pilih! Ini...
1. KIP Kuliah Merdeka Link Resmi: https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id/ Estimasi Kuota: ± 220.000 Mahasiswa Baru Deskripsi Program: KIP Kuliah Merdeka...
Rab, 22 April 2026 | 2:02
Smadav: Dari Inovator Keamanan...
Penulis : A. M. Farhath Zuhair Pada akhir 2000-an hingga pertengahan 2010-an, antivirus Smadav menjadi salah satu perangkat...
Sel, 21 April 2026 | 12:49
Dilema Pembangunan Indonesia: Ekonomi...
Penulis: Ammar Latif Pembangunan ekonomi merupakan salah satu langkah utama negara dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat. Di Indonesia,...
Kam, 16 April 2026 | 7:59