Kekuatan dan kelemahan penelitian gabungan
Kekuatan dan kelemahan penelitian gabungan
Diterbitkan : Ming, 17 Juni 2018
Penulis : Divisi Humas

KEKUATAN DAN KELEMAHAN PENELITIAN GABUNGAN

Penelitian gabungan merupakan penelitian yang memadukan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Penelitian gabungan ini muncul karena ketidakpuasan peneliti dengan hasil penelitian kuantitatif maupun hasil penelitian kualitatif. Metode kuantitatif yang hanya menggunakan instrument angket, kuisioner, dan tes tidak dapat menggali lebih dalam mengenaik objek yang akan diteliti. Sedangkan penelitian dengan metode kualitatif yang lingkupnya kecil tidak dapat digeneralisasikan hasilnya. Penelitian gabungan diharapkan dapat menghasilkan penelitian yang baik, utuh serta komprehensif terhadap objek yang diteliti.

Ada beberapa bentuk penelitian gabungan, Yusuf (2014) dalam bukunya membedakan penelitian gabungan menjadi dua bentuk yaitu bentuk konkuren gabungan dan sekuensial gabungan. Konkuren gabungan adalah penelitian yang menggunakan metode kuntitatif dan kualitatif secara bersamaan. Sedangkan penelitian gabungan dengan bentuk sekuensial merupakan penelitian yang menggunakan dua metode secara berurutan, baik itu peneliti menggunakan kuantitatif kemudian dilanjutkan dengan kualitatif ataupun sebaliknya. Tergantung objek yang diteliti.

Penelitian gabungan tentunya memiliki kekuatan dan kelemahan sama halnya dengan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Pada artikel ini akan membahas kekuatan dan kelemahan penelitian gabungan. Berikut Kekuatan dan kelemahan penelitian gabungan

Kekuatan penelitian gabungan

  1. penelitian gabungan hasilnya lebih komprehensif karena akan menjawab semua pertanyaan penelitian. berbeda dengan metode penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Penelitian kuantitatif contohnya yang tidak bisa menjawab pertanyaan penelitian apa, bagaimanan, dan mengapa secara mendalam karena instrumennya berupa kuisioner, angket dan tes.
  2. data yang lebih akurat karena proses pengambilan data dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif. Adanya data yang lebih akurat dan mendalam karena mencakup data kuantitatif dan kualitatif tentunya akan membuat hasil penelitian yang lebih lengkap serta menyeluruh.
  3. hasil dari penelitian gabungan yang lebih komprehensif tentunya memungkinkan peneliti untuk memberikan solusi yang lebih tepat gubna mengentaskan masalah dari fenomena yang diteliti. Penelitian gabungan dapat membuat peneliti lebih mendalami suatu masalah yang diteliti.
  4. penelitian gabungan dapat membuka pandangan peneliti mengenai masalah yang diteiliti. Peneliti tidak lagi terikat pada paradigm positivis yang menjadi landasan penelitian kuantitatif ataupun paradigm post positivism sebagai daasar penelitian kualitatif. Peneliti akan menggabungkan kedua paradigm tersebut guna memecahkan masalah yang diteliti.
  5. memungkinkan peneliti bebas dalam menentukan metode yang digunakan sesuai dengan masalah yang diteliti. Peneliti dapat memilih metode dan instrument yang digunakan dalam meneliti. Peneliti dapat menggubnakan angket maupun wawancara tengtunya yang sesuai dengan jenis data apa yang ingin diperoleh.
  6. penelitian gabungan bukan hanya menggambarkan secara umum seuatu fenomena namun menggambarkan secara komprehensif dan mendalam. Contohnya peneliti menggunakan metode kuantitatif pada tahap pertama yang menghasilkan penelitian yang artificial, deduktif dan terlalu luas serta tidak mendalam. Dengan menggabungkannya dengan metode gabungan baik secara bersamaan atau berurutan, tentunya hasilnya akan lebih memberikan hasil yang komprehensif serta meminimalkan kelemahan-kelemahan.
  7. terstruktur, mengutmakan proses dan produk. Penelitian gabungan seperti yang telah dijelasakan adalah penelitian yang menggabungkan dua metode penelitian. hal ini tentunya dalam melaksanakan penelitian gabungan haruslah terstruktur serta dilakukan dengan baik dan teratur muali dari penyususnan proposal hingga turun lapangan dan menyusun hasil penelitian. Rancangan penelitian gabungan yang terstruktur sangat menuntut sebuah proses dalam pelaksanaannya karena membutuhkan ketelitian dan waktu yang lama dalam melakukan penelitian.

Kelemahan penelitian gabungan

  1. memakan biaya yang banyak dan waktu yang lama dibandingkan hanya menggunakan satu metode penelitian
  2. memerlukan keterampilan peneiliti. Penelitian gabungan mnenuntut peneliti untuk menguasai dua penelitian. selain memahami penelitian kuantitatif peneliti juga harus paham dan terampil dalam penelitian kualitatif. Jika peneliti hanya menguasai salah sartunya akan mengalami kesulitan dan melakukan penelitian gabungan.
  3. organisasi tim peneiti yang baik sangat diperlukan. Penelitian gabungan yang kompleks memerlukan tim organisasi yang banyak baik secara kualitas yaitu keterampilan tim peneliti maupun kuantitas atau jumlah tim peneliti.
Nalar Artikel
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted

Artikel Lainnya

MANDIRI VS BRI VS...
Bank merupakan salah satu lembaga yang memiliki peran penting dalam mengelola dana masyarakat. Dana tersebut dihimpun melalui berbagai...
Kam, 27 Agustus 2026 | 4:54
10 PROVINSI DENGAN RASIO...
Menurut Badan Pusat Statistik pada tahun 2017, Rasio Jenis Kelamin (RJK) atau Ratio Gender merupakan indikator yang digunakan...
Ming, 23 Agustus 2026 | 12:25
Penutupan Sidang Pleno Pengurus...
Pengurus Harian LPM Penalaran Universitas Negeri Makassar (UNM) melaksanakan Sidang Pleno dengan semangat reflektif dan penuh harapan sebagai...
Kam, 13 Agustus 2026 | 3:05
Pembukaan Sidang Pleno Pengurus...
Telah berlangsung pembukaan Sidang Pleno Pengurus Harian LPM Penalaran UNM Periode 2025/2026 pada hari Jumat, 7 Agustus 2026,...
Kam, 13 Agustus 2026 | 2:55